Sering Kena Jerawat? Tanya Dokter Kulit Tentang Jerawat Yuk!

Setuju tidak kalau wajah seseorang merupakan cerminan kepribadiannya? Kalau saya, setuju. Yah , walau banyak orang mengatakan bahwa jangan melihat buku dari cover-nya. Eh, ini manusia lho, bukan buku! Seseorang yang banyak tersenyum dan memiliki wajah yang sumringah, umumnya merupakan pribadi yang ceria, optimis dan penuh semangat. Semua orang pasti akan suka cita mengenal orang seperti ini. 

Akan tetapi, bagaimana jika area wajah justru tertutup oleh jerawat sehingga menutupi ekspresi diri pemiliknya? Bukan hanya Anda kurang leluasa untuk berekspresi, namun juga dapat menyebabkan rasa kurang percaya diri. Karenanya, jerawat menjadi musuh siapa saja baik pria maupun wanita, remaja maupun dewasa. Sayangnya, jerawat ini mudah sekali menyerang dan bisa membandel berlama-lama di area muka. Nah?!


Anda sering berjerawat? Jangan ragu untuk tanya dokter kulit tentang jerawat agar mengetahui cara menghindarinya. Dan tentu saja untuk menyembuhkannya.

Jerawat terbentuk dari peradangan pori-pori kulit. Peradangan ini timbul karena pori-pori tertutup oleh kotoran atau minyak dan sisa make up sehingga pori-pori tidak bisa bernafas dengan lancar. Akibatnya, bagian dalam atau kelenjar kulit mengalami pembengkakan dan memerah. Jerawat dari luar akan tampak seperti benjolan kecil dengan warna merah, namun beberapa jerawat juga bisa berwarna putih akibat dari adanya darah putih yang mati untuk melawan bakteri penyebab jerawat. Area yang paling sering terkena jerawat adalah area muka, leher, punggung dan dada. Area wajah menjadi yang paling beresiko karena sering terkena debu, paparan sinar matahari hingga keluarnya keringat yang bisa menutup pori.


Jika Anda memiliki tanda ini, artinya Anda memiliki jerawat:
  1. Muncul benjolan kemerahan atau berwarna putih
  2. Benjolan terasa panas akibat peradangan pada kelenjar minyak
  3. Jerawat dapat mengeluarkan rasa gatal sehingga Anda selalu ingin memegangnya.
Pada beberapa kasus jerawat, terbentuk benjolan di bawah kulit dan lebih sukar disembuhkan atau disebut dengan Nodul. Sedangkan jika benjolan di bawah kulit tersebut disertai nanah dan terasa nyeri, berarti Anda memiliki jerawat yang mengakibatkan komplikasi kista. Seram ya!

Jerawat bisa terjadi pada siapa saja. Frekuensinya pun, sangat sering. Hal ini disebabkan karena ada banyak faktor yang bisa menyebabkan munculnya jerawat. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab jerawat yang perlu Anda waspadai:

  1. Produksi minyak atau sebum berlebihan. Minyak atau sebum ini merupakan zat alami yang diproduksi tubuh untuk mencegah kulit kering. Produksi sebum yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya sumbatan oleh sebum di pori kulit.
  2. Adanya kontaminasi bakteri ropionibacterium acnes yang menyumbat pori. Bakteri ini mampu menyebabkan peradangan.
  3. Kondisi genetik. Ini terjadi jika ada keluarga yang memiliki riwayat masalah jerawat.
  4. Faktor hormonal yang terjadi akibat hormon androgen pada pria atau pada saat menjelang menstruasi pada wanita.
  5. Alergi terhadap kosmetika yang digunakan.
  6. Sisa kosmetik yang tidak dibersihkan dengan tuntas dan menutup pori kulit.
  7. Stress yang memicu kondisi hormonal dan pola makan.
Dari sebab-sebab di atas, Anda bisa melakukan pencegahan dengan cara memperhatikan kebersihan badan dan wajah. Adapun beberapa cara yang bisa Anda lakukan, antara lain membersihkan muka sebelum tidur, mandi dengan sabun, mengurangi makanan kaya minyak, menghindari stress, dan menghentikan penggunaan kosmetika penyebab alergi.

Selain informasi di atas, Anda bisa tanya dokter kulit tentang jerawat untuk mendapatkan informasi yang lebih detail. Kini, Anda dapat melakukannya dengan mudah karena ada Halodoc yang bisa menjadi wadah konsultasi Anda dengan dokter spesialis secara online. Anda dapat menanyakan berbagai masalah kesehatan dari gadget, atau Anda juga bisa mencari dokter spesialis yang diinginkan dan melakukan pendaftaran online untuk bertemu langsung melalui aplikasi Halodoc.


2 Comments

  1. anakku sekarang yang jerawatan , aku setelah emnikah menghilang dg sendirinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setelah menikah, kandungan minyak di wajah berubah. Jadi lebih stabil, jadinya wajah nggak lagi hadapi jerawat yg labil..

      Delete