Sebuah Renungan Berbahasa

Tidak jarang, mata saya terbelalak tatkala membaca sebuah tulisan. Tulisan yang diunggah pada ruang yang dapat dibaca oleh banyak orang. Terlebih, ketika tulisan itu ada pada sebuah akun resmi kedinasan. Isi dari tulisan biasanya sesuai kewajaran. Hanya saja, tata bahasanya seringkali masih perlu dipertanyakan.
Menurut saya, sebagai warga negara yang bijak, tentunya harus menguasai cara berbahasa yang layak. Sebuah renungan yang dalam mutlak dilakukan ketika kesalahan berbahasa banyak ditemukan. Apakah semudah itu kecakapan berbahasa Indonesia dilupakan?
Mari tanyakan pada diri pribadi, sudahkah bahasa Indonesia digunakan dengan kebaikan yang hakiki? Urungkan mengunggah jika tulisan masih bertata bahasa yang demikian parah. Agar jangan semakin banyak yang salah kaprah.

1 Comments